Judul: The Dead Returns
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Haru
Terbit: Agustus 2015
Tebal: 252 halaman
ISBN: 978-602-7742-57-4

Koyoma Nobuo harus menerima kenyataan bahwa jiwanya tidak lagi berada di dalam raganya. Entah kesialan atau justru kebahagiaan, setelah malam sebelumnya seseorang mendorongnya dari atas tebing dekat sekolah. Nobuo kini berada dalam raga seseorang anak seuisianya, Takahashi Shinji. Sesosok yang sangat jauh berbeda dari diri Nobuo yang pendiam dan aneh bagi kawan-kawanya.

Semua bermula dengan sebuah surat yang ada di bangkunya. Dalam surat itu tertulis bahwa seseorang mengajaknya bertemu pada suatu malam di tebing dekat sekolah. Berbekal surat itu, Nobuo yakin bahwa salah satu temanyalah yang berniat membunuhnya di malam itu. Hal itulah yang membuat Nobu dalam raga Takahashi Shinji memutuskan kembali ke sekolah lamanya. Dalam raga Takahashi, Nobuo mencoba menguak fakta tentang siapa yang ingin membunuhnya.

Hari-hari Nobuo tentunya sangat berbeda, terlebih Nobuo juga harus menyesuaikan diri dengan tubuh dan diri barunya. Menjadi seseorang yang populer yang jauh berbeda dari diri lamanya. Namun dalam diri inilah akhirnya titik cerah mulai terlihat. Satu persatu fakta terkuak, dan tertuju kepada satu orang yang dicurigainya. Namun ternyata fakta sebenarnya tidak hanya tentang orang tersebut, tetapi diri Takahashi Shinji juga mulai terkuak. Takahashi Shinji masih hidup, dan dia berada dalam tubuh Nobuo.

Lalu siapa yang sebenarnya berusaha membunuh Nobuo? Apakah ini adalah suatu pembunuhan yang telah direncanakan sejak awal, atau justru sebuah ketidaksengajaan? Ya, yang pasti pembunuh itu akan terungkap, namun tidak dalam tulisan ini.

The Dead Returns adalah novel kedua Akiyoshi Rikako yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Seperti novel sebelumnya, Akiyoshi Rikako tidak pernah kehilangan ciri khasnya, yakni twist yang luar biasa. Meskipun terdapat nuansa mistis dengan hal “tidak masuk akal”, namun membaca novel ini terasa sangat menyenangkan dan terlihat nyata. Akiyoshi Rikako berhasil membuat saya percaya dengan apa yang saya baca, meski pada akhirnya hal itu adalah sesuatu yang tidak nyata. Membingungkan, tapi kemudian  saya “mengakui” kecerdasan sang penulis. Sekali lagi, saya merasa dipermainkan dengan persepsi-persepsi yang saya baca dalam buku ini.

Namun dalam novel ini, ada bagian-bagian yang saya rasa cukup dipaksakan. Beberapa peristiwa dibuat seakan-akan hanya sebagai pendukung untuk jawaban-jawaban atas kegelisahan Nobuo. Ya, meskipun pada akhirnya peristiwa-peristiwa tersebut sama sekali tidak berkaitan, dan lebih pada kesalahpahaman. Mungkin ibaratnya “memperkeruh suasana” untuk menciptakan berbagai opini-opini bagi pembaca. Akiyoshi Rikako seakan menyadarkan pembaca bawa terkadang kita memusingkan sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Kita menggali sesuatu yang isinya tak lain adalah kosong.

Sekali lagi, Akiyoshi membuktikan  kecerdasanya. Dan akhirnya, kenapa tidak bacasaja novel The Dead Returns ini untuk mengetahui endingnya?!