Judul : The Terrorist’s Son A Story Of Choice
Penulis : Zak Ebrahim dan Jeff Giles
Penerbit : Simon & Schuster/TED
Tahun terbit : 2014
Tebal : 144 halaman
ISBN : 1476784809

Pepatah mengatakan “like father like son” benarkah hal itu terjadi dalam realita kehidupan kita?

Zak Ebrahim atau Z menjadi salah satu contoh anak yang memilih jalan hidupnya sendiri. Buku ini mengisahkan perjalanan Z sejak anak-anak hingga akhirnya ia memilih jalan hidupnya.

Ibunya adalah seorang muallaf yang tinggal di Amerika, sedangkan ayahnya seorang muslim dari Mesir. Z merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Mereka tinggal di Pittsburgh. Hidup Z dan keluarganya seperti keluarga yang lain. Hingga pada suatu malam saat usia Z baru 7 tahun terjadi peristiwa yang mengubah hidupnya. Ayahnya, El-Sayyid Nosair membunuh pimpinan Jewish Defense League. Tidak hanya itu ayahnya dari dalam penjara turut membantu merencanakan pngeboman di World Trade Center 1993.

Z menghabiskan masa kecilnya dengan berbagai pertanyaan, seperti, “mengapa ia sering dianggap musuh oleh teman-temannya?” dan “Mengapa keluarganya mendapatkan pertolongan dari sesama muslim?”

Ayah Z adalah seorang teroris, begitulah setidaknya anggapan teman-teman sekolahnya. Sedangkan teman muslimnya mengatakan ayahnya adalah pahlawan. Bagaimanakah kehidupan Z? Akankah ia mengikuti jejak ayahnya ataukah ia memilih jalan yang lain?

Z pada akhirnya memilih jalan yang berbeda dengan ayahnya.

Everyone has a choice. Even if you’re trained to hate, you can choose tolerance. You can choose empathy.“- Zak Ebrahim

Buku ini mengisahkan dengan apik perjalanan Z menemukan jati dirinya. Buku yang mengisahkan kehidupan Z dari usia 7 tahun, kehidupannya dengan ayah kandungnya, dengan ayah dan saudara tirinya, serta sahabat-sahabatnya.

Menurut saya pribadi, bagaimanapun seorang anak tidak seharusnya menanggung dosa orangtuanya. Mereka harusnya mendapatkan kesempatan yang sama dengan yang lainnya. Karena mereka bisa mengubah masa depan dengan adanya kesempatan. Kekerasan dan kebencian tidak menyelesaikan masalah dan tidak mengubah masa depan.

Akhir kata, buku ini layak untuk dibaca terutama oleh kalian yang penasaran dengan kehidupan keluarga teroris. Jadi bacasaja The Terrorist’s Son A Story Of Choice!